Langsung ke konten utama

MEMANFAATKAN LIMBAH PASAR SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT DAN CAIR"PENGABDIAN MASYARAKAT TIM KKN BALEK KAMPUNG UNRI 2020"

 

MEMANFAATKAN LIMBAH PASAR SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT DAN CAIR"PENGABDIAN MASYARAKAT TIM KKN BALEK KAMPUNG UNRI 2020"


(Selasa-21 juli 2020) limbah pasar seperti sayuran dan buah-buahan merupakan limbah yang sangat mengganggu akan menghasilkan bau yang tidak sedap. Limbah ini sebenarnya sangat bermanfaat jika diolah, salah satunya bahan dasar pembuatan pupuk kompos. Kompos adalah pupuk yang berasal dari proses pelapukan bahan-bahan yang berupa dedaunan, jerami, alang-alang,rumput, kotoran hewan, sampah organik dan lain-lain (Dewi dan Tresnowati, 2012). Pupuk kompos memiliki keunggulan yaitu dapat memperbaiki sifat fisik tanah, sifat kimia tanah dan sifat biologi tanah. Hal ini dikarenakan karakteristik yang dimilikinya antara lain mengandung unsur hara dalam jenis dan jumlah bervariasi tergantung bahan asal, menyediakan unsur hara secara lambat (slow release) dan dalam jumlah terbatas, dan mempunyai fungsi utama memperbaiki kesuburan dan kesehatan tanah. (Dewi, dkk., 2012).

MANFAAT PUPUK KOMPOS

  Meningkatkan kesuburan tanah

  Meningkatkan daya serap air pada tanah

  Meningkatkan aktivitas mikroba tanah

  Memperbaiki struktur dan kualitas tanah

  Memperbaiki kualitas hasil panen

  Membatasi pertumbuhan hama tanaman

  Mengurangi tingkat kekesaran struktur tanah

  Ramah lingkungan

  Mengurangi jumlah sampah organik

  Membantu pemerintah mengolah sampah rumah tangga

  Mengurangi bau tidak sedap sampah

  Melestarikan lingkungan

 KELEBIHAN DAN KELEBIHAN

-KELEBIHAN

  Pupuk organik mengandung unsur hara yang lengkap, baik unsur hara makro maupun unsur hara mikro. Kondisi ini tidak dimiliki oleh pupuk buatan (anorganik).

  Pupuk organik mengandung asam - asam organik, antara lain asam humic, asam fulfic, hormon dan enzym yang tidak terdapat dalam pupuk buatan yang sangat berguna baik bagi tanaman maupun lingkungan dan mikroorganisme.

  Meningkatkan kesuburan tanah

  Meningkatkan daya serap air pada tanah

  Meningkatkan aktivitas mikroba tanah

  Memperbaiki struktur dan kualitas tanah

-KEKURANGAN

  Kandungan unsur hara jumlahnya kecil, sehingga jumlah pupuk yang diberikan harus relatif banyak bila dibandingkan dengan pupuk anorganik. 

  Karena jumlahnya banyak, menyebabkan memerlukan tambahan biaya operasional untuk pengangkutan dan implementasinya.

  Dalam jangka pendek, apalagi untuk tanah-tanah yang sudah miskin unsur hara, pemberian pupuk organik yang membutuhkan jumlah besar.

METODE

ALAT DAN BAHAN

  1. Wadah pengomposan
  2. Pisau
  3. Sayur sisa
  4. Air
  5. Tanah

CARA PEMBUATAN

  Wadah komposter disediakan

  Sayur sisa dipotong  atau dicacah

  Masukkan tanah secukupnya kedalam wadah pengomposan

  Masukkan sayur sisa yang sudah dicacah kedalam wadah

  Tutupi kembali dengan tanag

  Tambahkan air secukupnya

Sekarang sedang marak-maraknya ibu-ibu di sini gemar menanam bunga dan supaya subur diberi pupuk dari pada membeli pupuk lebih baik memanfaatkan apa yang ada disekitar kita ramah linkungan pastinya,semoga ilmu yang kami sampaikan bermanfaat J

  

Komentar