Meskipun pandemi Virus Corona
Disease 2019 (Covid-19) tengah melanda Riau, kegiatan Posyandu tetap
digelar dan berjalan dengan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Posyandu
merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting dilakukan karena untuk memperhatikan
kesehatan Balita. Posyandu di desa Gunung, Kecamatan
Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi, menggelar "sweeping" di laksanakan sebulan sekali pada bulan juli
bertepatan tanggal 18, kegiatan ini mulai dari jam 09.00 -11.00 WIB dan
16.00-17.00 WIB.
"Tim Pengabdian KKN Balek Kampung desa Gunung Universitas Riau 2020 didampingi ibu-ibu pengurus Posyandu dari rumah ke rumah sweeping bayi sampai balita umur 5 tahun, adapun kegiatanya yaitu berupa pendataan mengukur berat badan, lingkaran kepala,lingkaran lengan, lingkaran kaki dan tinggi badan. Penimbangan merupakan langkah awal dalam kegiatan utama Program Perbaikan Gizi Anak. Hal ini sebagai upaya masyarakat dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak. Kekurangan gizi terutama pada masa balita akan menyebabkan meningkatnya risiko kematian dan terganggunya pertumbuhan fisik, perkembangan mental dan kecerdasan. Dalam beberapa hal, dampak kekurangan gizi ini bersifat permanen, artinya tidak dapat disembuhkan meskipun pada usia selanjutnya kebutuhan gizinya terpenuhi. Pelaksanaan sweeping itu bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan bayi agar tidak mengalami gizi buruk maupun stunting. Selama ini, tingkat kesadaran masyarakat cukup tinggi untuk membawa anak mereka ke Posyandu setempat.Selama ini, tingkat kesadaran masyarakat cukup tinggi untuk membawa anak mereka ke Posyandu setempat. " pelaksanakan kegiatan suka rela itu guna mendukung bayi usia lima tahun atau balita tumbuh sehat sebagai generasi penerus bangsa" Desa gunung terbagi menjadi 2 dusun yaitu 1 dan 2 setelah didata total keseluruhan jumlah balita kurang lebih 60-an balita. wilayahnya di lingkungan dusun 1 diantaranya dua anak mengalami gizi buruk. Kegiatan monitoring ini juga bertujuan untuk memantau kesehatan balita, agar apabila di temui balita dengan gizi kurang/ gizi buruk dapat segera di rujuk dan mendapatkan penanganan khusus", seperti ke Puskesmas dan Rumah Sakit anak tambah Ibu Kumala Sari selaku kader Posyandu di dusun 1 dan ibuk kepala desa di desa Gunung.





Komentar
Posting Komentar