Langsung ke konten utama

KUNJUNGAN KE UKM DESA GUNUNG BATIK TULIS "ANAK TOPIAN" DARI TIM PENGABDIAN KKN BALEK KAMPUNG UNRI 2020

 

KUNJUNGAN KE UKM DESA GUNUNG BATIK TULIS "ANAK TOPIAN" DARI TIM PENGABDIAN KKN BALEK KAMPUNG UNRI 2020

(Selasa- 28 Juli 2020)  TIM KKN balek kampung UNRI 2020 yang dibimbing oleh bapak M Yogi Riantama Isjoni, SE MM, melakukan kunjungan ke penggiat batik tulis, yang khas dari pembatik tulis lainnya dengan nama” ANAK TOPIAN”

Kunjungan ini bertujuan untuk menambah ilmu kami sebagai mahasiswa yang haus akan ilmu, disini kami belajar bagaimana teknik dasar membatik,dan lansung diajarkan membatik oleh perajin batiknya lanusung bernama bang rido dan bang wiro.di kenalkan dengan motif-motif yang dibuat di batik tulis “anak topian” yaitu ada perahu bagandung,motif tugu tembak, dayung sapan, calembong, dan beberapa motif tumbuhan.

                           

feedback dari kami yaitu membantu promosi dan pemasaran UKM desa Gunung batik tulis “ANAK TOPIAN” melalui sosial media agar semakin dikenal luas oleh masyarakat dan beberapa berita sudah diterbitkan oleh media cetak di riau.https://www.jejakjurnalis.com/2020/08/mahasiswa-kukerta-unri-desa-gunung.html

https://m.goriau.cm/berita/baca/mahasiswa-kkn-unri-promosikan-batik-kuannsng-melalui-youtub.html


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TIM PENGABDIAN KKN BALEK KAMPUNG UNRI 2020 BEKERJA SAMA DENGAN BUMDES BAROQAH MELAKUKAN PEMBAGIAN MASKER KAIN GRATIS DI PASAR GUNUNG

  TIM PENGABDIAN    KKN BALEK KAMPUNG UNRI 2020 BEKERJA SAMA DENGAN BUMDES BAROQAH MELAKUKAN  PEMBAGIAN MASKER KAIN GRATIS DI PASAR GUNUNG  (Senin-27 Juli 2020) Masker kain yang dibagikan merupakan bentuk kerjasama dari ‘’BUMDES BAROQAH’’ desa Gunung dan TIM KKN balek kampung UNRI 2020 yang dibimbing oleh bapak M Yogi Riantama  Isjoni, SE MM sebelumnya telah memproduksi 50-an masker kain yang akan dibagikan gratis di pasar desa Gunung kepada warga yang tidak menggunakn Masker. Sebab, dengan masker yang dibagikan, warga bisa melakukan pencegahan dan antisipasi dari bahaya penularan Coronavirus Disease (COVID-19). Hal sama diungkapkan salah satu pedagangdi pasar desa Gunung. Menurutnya, apa yang sudah dilakukan TIM KKN balek kampung UNRI 2020 yang memberikan masker kain kepada warga dinilai tepat dan sangat membantu warga dalam mengantisipasi penyebaran dan penularan COVID-19. "Alhamdulillah sekarang jadi punya banyak pilihan. Jika satu dicuci, maka...

Injak Lur: Wastafel Portable Buatan Mahasiswa Unri Guna Cegah Sebaran Covid-19

  Injak Lur: Wastafel Portable Buatan Mahasiswa Unri Guna Cegah Sebaran Covid-19   Salah satu cara yang dinilai efektif dalam pencegahan penyebaran Covid-19 adalah dengan sesering mungkin cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun dengan benar. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan untuk rajin mencuci tangan, kurang lebih selama 20 detik. Mencuci tangan yang benar dapat dilakukan dengan membersihkan telapak tangan, menyela jari-jari tangan, memutar ibu jari, menggosok kuku, serta menggosok punggung tangan dan telapak tangan. Namun, adanya sentuhan pada kran air dan kurangnya menjaga kebersihan kran air justru menjadi tempat penyebaran virus. Sehingga diperlukan kesadaran yang tinggi untuk tetap menjaga kebersihan diri sendiri dan juga lingkungan. Mahasiswa KKN Univesitas RIAU (UNRI) berinovasi membuat wastafel portable yang bernama "Injak Lur". Berbeda dengan wastafel biasa yang dioperasikan menggunakan tangan, Injak Lur ini dalam pengoperasiannya dengan ca...

MEMANFAATKAN LIMBAH PASAR SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT DAN CAIR"PENGABDIAN MASYARAKAT TIM KKN BALEK KAMPUNG UNRI 2020"

  MEMANFAATKAN LIMBAH PASAR SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT DAN CAIR"PENGABDIAN MASYARAKAT TIM KKN BALEK KAMPUNG UNRI 2020" (Selasa-21 juli 2020) l imbah pasar seperti sayuran dan buah-buahan merupakan limbah yang sangat mengganggu akan menghasilkan bau yang tidak sedap. Limbah ini sebenarnya sangat bermanfaat jika diolah, salah satunya bahan dasar pembuatan pupuk kompos. Kompos adalah pupuk yang berasal dari proses pelapukan bahan-bahan yang berupa dedaunan, jerami, alang-alang,rumput, kotoran hewan, sampah organik dan lain-lain (Dewi dan Tresnowati, 2012). Pupuk kompos memiliki keunggulan yaitu dapat memperbaiki sifat fisik tanah, sifat kimia tanah dan sifat biologi tanah. Hal ini dikarenakan karakteristik yang dimilikinya antara lain mengandung unsur hara dalam jenis dan jumlah bervariasi tergantung bahan asal, menyediakan unsur hara secara lambat (slow release) dan dalam jumlah terbatas, dan mempunyai fungsi utama memperbaiki kesuburan dan kesehatan t...