Langsung ke konten utama

MEMBUATAN TEMPAT CUCI TANGAN GUNA UNTUK MENJAGA KEBERSIHAN MENCEGAH PENULARAN VIRUS COVID-19"PENGABDIAN MASYARAKAT TIM KKN BALEK KAMPUNG UNRI 2020 "


 

MEMBUATAN TEMPAT CUCI TANGAN GUNA UNTUK MENJAGA KEBERSIHAN MENCEGAH PENULARAN VIRUS COVID-19"PENGABDIAN MASYARAKAT TIM KKN BALEK KAMPUNG UNRI 2020 "

(Sabtu-18 Juli 2020) Salah satu cara mencegah penularan virus covid-19 yang dihimbau oleh badan kesehatan dunia, WHO, adalah mencuci tangan pakai sabun. Kebersihan tangan penting untuk diperhatikan di tengah pandemi,  pasalnya virus bisa menular melalui tangan yang terkontaminasi.Tangan yang tidak dicuci usai terkontaminasi bisa menularkan virus saat menyentuh hidung, mulut, atau mata. Hal ini menjadikan cuci tangan sebagai kegiatan yang harus sering dilakukan secara disiplin, terutama usai memegang benda di tempat umum.Agar kegiatan mencuci tangan mudah dilakukan, pemerintah bahkan mengajak warga untuk ikut membuat tempat cuci tangan di area publik. Tidak perlu harus merogoh kantong dalam-dalam, membuat tempat cuci tangan bisa dilakukan dengan mudah dengan biaya murah. Tim pengabdian Kukerta balek kampung desa gunung berinisiatif membuat tempat cuci tangan tanpa memutar kran hanya diinjak untuk mengeluarkan air dan menghemat penggunaan air dengan memanfaatkan barang-barang bekas.adapun alat dan bahannya yang digunakan galon bekas,kayu,triplek bekas,cat, kuas,tali dan paku.Tempat cuci tangan injak ini nantiknya akan di letakan di kantor kepala desa gunung karena mengingat disini banyak orang yang bertamu atau datang dari luar desa,kecamatan maupun tingkat yang leih tinggi lagi.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

TIM PENGABDIAN KKN BALEK KAMPUNG UNRI 2020 BEKERJA SAMA DENGAN BUMDES BAROQAH MELAKUKAN PEMBAGIAN MASKER KAIN GRATIS DI PASAR GUNUNG

  TIM PENGABDIAN    KKN BALEK KAMPUNG UNRI 2020 BEKERJA SAMA DENGAN BUMDES BAROQAH MELAKUKAN  PEMBAGIAN MASKER KAIN GRATIS DI PASAR GUNUNG  (Senin-27 Juli 2020) Masker kain yang dibagikan merupakan bentuk kerjasama dari ‘’BUMDES BAROQAH’’ desa Gunung dan TIM KKN balek kampung UNRI 2020 yang dibimbing oleh bapak M Yogi Riantama  Isjoni, SE MM sebelumnya telah memproduksi 50-an masker kain yang akan dibagikan gratis di pasar desa Gunung kepada warga yang tidak menggunakn Masker. Sebab, dengan masker yang dibagikan, warga bisa melakukan pencegahan dan antisipasi dari bahaya penularan Coronavirus Disease (COVID-19). Hal sama diungkapkan salah satu pedagangdi pasar desa Gunung. Menurutnya, apa yang sudah dilakukan TIM KKN balek kampung UNRI 2020 yang memberikan masker kain kepada warga dinilai tepat dan sangat membantu warga dalam mengantisipasi penyebaran dan penularan COVID-19. "Alhamdulillah sekarang jadi punya banyak pilihan. Jika satu dicuci, maka...

Injak Lur: Wastafel Portable Buatan Mahasiswa Unri Guna Cegah Sebaran Covid-19

  Injak Lur: Wastafel Portable Buatan Mahasiswa Unri Guna Cegah Sebaran Covid-19   Salah satu cara yang dinilai efektif dalam pencegahan penyebaran Covid-19 adalah dengan sesering mungkin cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun dengan benar. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan untuk rajin mencuci tangan, kurang lebih selama 20 detik. Mencuci tangan yang benar dapat dilakukan dengan membersihkan telapak tangan, menyela jari-jari tangan, memutar ibu jari, menggosok kuku, serta menggosok punggung tangan dan telapak tangan. Namun, adanya sentuhan pada kran air dan kurangnya menjaga kebersihan kran air justru menjadi tempat penyebaran virus. Sehingga diperlukan kesadaran yang tinggi untuk tetap menjaga kebersihan diri sendiri dan juga lingkungan. Mahasiswa KKN Univesitas RIAU (UNRI) berinovasi membuat wastafel portable yang bernama "Injak Lur". Berbeda dengan wastafel biasa yang dioperasikan menggunakan tangan, Injak Lur ini dalam pengoperasiannya dengan ca...

MEMANFAATKAN LIMBAH PASAR SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT DAN CAIR"PENGABDIAN MASYARAKAT TIM KKN BALEK KAMPUNG UNRI 2020"

  MEMANFAATKAN LIMBAH PASAR SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT DAN CAIR"PENGABDIAN MASYARAKAT TIM KKN BALEK KAMPUNG UNRI 2020" (Selasa-21 juli 2020) l imbah pasar seperti sayuran dan buah-buahan merupakan limbah yang sangat mengganggu akan menghasilkan bau yang tidak sedap. Limbah ini sebenarnya sangat bermanfaat jika diolah, salah satunya bahan dasar pembuatan pupuk kompos. Kompos adalah pupuk yang berasal dari proses pelapukan bahan-bahan yang berupa dedaunan, jerami, alang-alang,rumput, kotoran hewan, sampah organik dan lain-lain (Dewi dan Tresnowati, 2012). Pupuk kompos memiliki keunggulan yaitu dapat memperbaiki sifat fisik tanah, sifat kimia tanah dan sifat biologi tanah. Hal ini dikarenakan karakteristik yang dimilikinya antara lain mengandung unsur hara dalam jenis dan jumlah bervariasi tergantung bahan asal, menyediakan unsur hara secara lambat (slow release) dan dalam jumlah terbatas, dan mempunyai fungsi utama memperbaiki kesuburan dan kesehatan t...