MELAKUKAN PEMBUATAN BUDIDAMBER( Budidaya Ikan Dalam Ember)"PNGABDIAN MASYARAKAT TIM KKN BALIK KAMPUNG UNRI 2020"
MELAKUKAN PEMBUATAN BUDIDAMBER( Budidaya Ikan Dalam Ember)"PNGABDIAN MASYARAKAT TIM KKN BALIK KAMPUNG UNRI 2020"
(Jum'at -17 Juli 2020) BUDIDAMBER merupakan proker yang ditajak oleh Kukerta balek kampung desa Gunung merupakan salah satu solusi pangan masa depan yang bisa dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terutama kebutuhan protein hewani dan sayur mayur. Mengapa membudidayakan ikan dalam ember? Solusi ini dilakukan mengingat keterbatasan lahan untuk budidaya ikan dan mulai berkurangnya kualitas dan kuantitas air terutama di daerah perkotaan, sehingga BUDIDAMBER menjadi salah satu pilihan yang bisa diterapkan untuk mengatasi ketahanan pangan.
Budidaya ikan dalam ember dengan
sistem aquaponik berpeluang meningkatkan kebutuhan akan protein hewani dan
sayuran serta memudahkan masyarakat mendapatkan ikan dan sayur di lingkungan
tempat tinggal. Cara ini sangat baik dikembangkan di panti asuhan dan
tempat-tempat pengungsian karena bencana atau daerah perkotaan yang sempit
lahan tinggal. Selain mudah dilakukan, BUDIDAMBER menggunakan media yang kecil,
portabel, hemat air dan tidak membutuhkan listrik.
Bahan Budidamber
Untuk
membuat Budidamber dan Aquaponik bahan-bahannya sangatlah mudah didapat, hanya
membutuhkan
– Ember ukuran 80 liter,
– Benih ikan lele
– Bibit Kangkung
– Gelas plastik,
– Arang
– Kawat
– Tang
– Solder
Cara membuat budidamber
Membuat budidamber sangatlah mudah, lakukan sebagai berikut :
1. Sediakan gelas untuk tempat bibit kangkung sebanyak 10-15 buah, lubangi
dengan solder bawah gelas
2. Potong kangkung dan masukkan ke dalam gelas kemudian isikan dengan arang
batok kelapa sebanyak 50-80 % ukuran gelas
3. Potong kawat sepanjang 12 cm dan buat kait untuk pegangan gelas dalam ember
4. Isi ember dengan air sebanyak 60 liter diamkan selama dua hari
5. Isi ember dengan bibit ikan lele ukuran 5-12 cm sebanyak 60-100 ekor diamkan
selama 1-2 hari
6. Setelah itu rangkai gelas kangkung dalam ember
Pemeliharaan Budidamber
Untuk pemeliharaan, letakkan ember di tempat terkena matahari maksimal. Berikan
pakan kepada ikan sesuai ukuran sekenyangnya bisa 2-3 kali dengan waktu
tetap.(5-7cm pakan pf800,10cm pf1000, >12cm 781-2,781-1, 781)
Tanaman kangkung akan terlihat tumbuh di hari ke-3. Jangan lupa
perhatikan bila ada kutu di daun kangkung, segera buang daun atau batang karena
kangkung akan kriting dan mati. Penampakan air akan berubah menjadi warna
hijau.
Perlu selalu diperhatikan dan amati nafsu makan ikan setiap
hari.
Apabila nafsu makan ikan menurun, air berbau busuk (NH3, H2S),
ikan menggantung (kepala di atas, ekor ke bawah) segera ganti air atau lakukan
sipon (Penyedotan kotoran di dasar ember dengan selang).
Ganti air biasanya 10-14 hari sekali. Untuk penyedotan 5-8
liter, bisa lebih atau keseluruhan bila perlu, ganti dengan air bersih. Jika
kangkung membesar maka dibutuhkan air lebih banyak, tambahkan air setinggi
leher ember.
Waktu Panen Kangkung dan Ikan
Waktu panen tanaman kangkung pertama adalah 14-21 hari sejak tanam. Saat panen sisakan
kembali bagian bawah atau tunas kangkung untuk pertumbuhan kembali.
Panen ke-2 dan selanjutnya berjarak 10-14 hari sekali. Panen
kangkung bisa bertahan 4 bulan.
Untuk waktu panen ikan lele dapat dilakukan dalam 2 bulan, bila
benih bagus dan pakan baik. Perlu diketahui tingkat bertahan hidup (survival)
ikan lele 40-100%.
Cara memanen ikan lele dilakukan dengan diserok atau dikuras airnya. Ikan lele bisa berkurang karena loncat terutama saat hujan atau dimakan oleh kucing.

Komentar
Posting Komentar